mediasenter24.web.id | Jakarta Utara — Genangan air yang sebelumnya melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, mulai menunjukkan penurunan seiring meredanya curah hujan. Berdasarkan pemantauan aparat kepolisian setempat, sebagian besar warga terdampak telah kembali ke rumah masing-masing setelah sempat mengungsi.
Personel Polsek Cilincing melakukan pengecekan langsung ke Rumah Pompa Air (RPA) serta titik-titik genangan pada Senin (19/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Hasil pemantauan menunjukkan ketinggian air yang tersisa berkisar antara 5 hingga 30 sentimeter.
Beberapa kelurahan yang masih mengalami genangan di antaranya Semper Timur, Semper Barat, Cilincing, Sukapura, dan Marunda. Sementara itu, wilayah Kalibaru dan Rorotan dilaporkan sudah terbebas dari genangan air dan tidak lagi terdapat warga yang mengungsi.
Data sementara mencatat jumlah pengungsi terbanyak berasal dari Kelurahan Semper Barat dan Sukapura. Secara keseluruhan, sekitar 1.098 jiwa sempat mengungsi ke sejumlah fasilitas umum, seperti RPTRA, tempat ibadah, sekolah, hingga rumah susun.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri, S.T.K., S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya terus meningkatkan pengawasan guna memastikan kondisi tetap terkendali dan aman bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Polsek Cilincing telah dikerahkan untuk melakukan pemantauan di lapangan.
“Kami terus berkoordinasi dengan petugas rumah pompa dan pengelola pintu air untuk mengantisipasi potensi banjir lanjutan. Pemantauan dilakukan secara berkala agar dapat segera mengambil langkah jika terjadi peningkatan debit air,” ujar AKP Bobi.
Ia menambahkan bahwa kehadiran kepolisian di lokasi terdampak tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan warga memperoleh informasi yang akurat serta bantuan apabila diperlukan.
“Kondisi saat ini sudah membaik dan sebagian besar warga telah kembali ke rumah. Namun, kami tetap siaga mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi,” jelasnya.
Polsek Cilincing bersama instansi terkait terus mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan genangan, agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila terjadi kenaikan muka air secara signifikan.
(red)


