BANTEN – Mediasenter24.web.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten tercatat sudah menghabiskan Rp3.773.455.000 hanya untuk sewa hotel hingga Juli tahun ini,
Di saat orang tua siswa SMA/SMK di Banten masih harus pusing memikirkan biaya baju seragam.
Angka miliaran rupiah itu seharusnya bisa menjawab keluhan yang sudah bertahun-tahun dirasakan warga. Sampai hari ini, baju seragam, atribut, dan kebutuhan sekolah lain di jenjang SMA/SMK negeri masih dibebankan kepada orang tua.
Bagi keluarga mampu mungkin tidak masalah, tapi bagi orang tua yang pas-pasan, itu beban yang sangat berat.
Padahal, Pemprov Banten punya banyak gedung dan aula sendiri yang bisa dipakai untuk rapat dan kegiatan dinas.
Menurut seorang wali murid,
Jika kegiatan dipusatkan di gedung pemerintah, uang Rp3,7 miliar itu tidak perlu habis untuk sewa ruangan hotel.
“Uang 3,7 miliar itu lebih baik dipakai untuk membelikan seragam gratis buat anak-anak SMA/SMK. Kasihan orang tua yang tidak mampu, sudah bayar ini itu, masih harus beli seragam yang harganya tidak murah,” ujar seorang wali murid di Tangerang.
Dengan anggaran Rp3,7 miliar, ribuan siswa dari keluarga tidak mampu bisa mendapatkan seragam baru yang layak. Mereka bisa sekolah dengan percaya diri, tanpa harus malu karena seragam lama yang sudah pudar dan sempit.
Rakyat hanya berharap sederhana, dahulukan dulu kebutuhan anak-anak yang paling mendasar, sebelum uang rakyat habis untuk sewa hotel.
Sampai berita ini tayang, Kepala Dindik provinsi banten belum menjawab konfirmasi wartawan yang dikirim melalui pesan WhatsApp,senin (27/7/2026).
Red.


