BANTEN —Mediasenter24.wab.id, - Irjen. Pol. (Purn.) Dr. H. Ike Edwin, S.I.K., S.H., M.H., M.M. dikenal sebagai sosok multidimensi yang mampu menjembatani dunia hukum, adat, dan masyarakat luas. Lahir di Jakarta pada 11 Desember 1961, ia meniti karier panjang di kepolisian sejak lulus Akademi Kepolisian tahun 1985, hingga pensiun pada 2019 dengan jabatan terakhir sebagai Staf Ahli Sosial Politik Kapolri.
Karier Kepolisian
Kapolrestabes Surabaya (2009–2010): Memimpin salah satu wilayah hukum terbesar di Indonesia.
Wakapolda Sulawesi Selatan (2013–2015): Berperan dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan timur Indonesia.
Kapolda Lampung (2015–2016): Puncak kariernya sebagai pemimpin kepolisian daerah.
Kepala Sespimma Sespim Polri & Staf Ahli Kapolri (2016–2019): Menjadi pengajar dan penasihat strategis bagi generasi penerus Polri.
Peran Adat dan Sosial
Sejak 1989, Ike Edwin menjabat sebagai Perdana Menteri Kepaksian Pernong di Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, Lampung. Peran ini menjadikannya penjaga tradisi sekaligus mediator sosial dalam berbagai konflik masyarakat.
Selain itu, ia aktif di organisasi publik, termasuk sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI). Karakter tegas dan integritasnya membuatnya disebut sebagai tokoh yang “ditakuti elit politik,” karena pengaruh sosial yang besar dan rekam jejak bersih.
Prestasi dan Penghargaan
Ike Edwin menerima berbagai penghargaan atas pengabdiannya:
Bintang Bhayangkara Pratama
Bintang Bhayangkara Nararya
Sejumlah Satyalancana atas pengabdian panjangnya
Brevet kehormatan: Brimob, Para, Freefall, Scuba Diver
Sosok Multidimensi
Kini, di usia 64 tahun, Ike Edwin tetap aktif dalam kegiatan adat, sosial, dan organisasi. Ia menjadi simbol tokoh yang mampu menjembatani dunia hukum, adat, dan masyarakat luas, sekaligus inspirasi bagi generasi muda.


